Papua Barat

© CI/John Martin

 

Mengapa penting?

1 pusat keanekaragaman hayati laut

Rumah bagi 1.757 spesies ikan karang dan lebih dari 600 spesies karang keras.

2 mitigasi perubahan iklim

Memiliki 70 persen hutan mangrove alami yang mampu menyimpan karbon lebih besar dibandingkan hutan di daratan.

3 budaya yang unik

Sebagian besar masyarakatnya masih memegang teguh kepada kearifan lokal, hukum adat dan penghormatan kepada alam yakni tanah adalah ibu, laut adalah bapak.

4 tumpuan kehidupan

Penangkapan ikan menyediakan asupan protein bagi 75 persen keluarga di wilayah pesisir.

 

Tantangan

1 pemanfaatan secara berlebih

2 Praktik perikanan yang merusak

3 deforestasi

4 tata kelola yang lemah

 

Yang kami lakukan

Pendanaan berkelanjutan

Dalam rangka mewujudkan pengelolaan kawasan konservasi perairan yang berkelanjutan, dibutuhkan dukungan pendanaan dalam jumlah yang memadai secara terus-menerus. Bersama dengan The Nature Conservancy dan WWF, kami telah membuat skema pendanaan berkelanjutan yang bernama Blue Abadi Fund. Saat peluncurannya yang bertepatan pada World Ocean Summit, 24 Februari 2017, terkumpul dana hingga US$23 juta atau 300 miliar rupiah. Dana ini akan dipakai untuk mendukung pengelolaan berbasis masyarakat di Bentang Laut Kepala Burung.

Pembangunan kapasitas lokal

Luas kawasan konservasi perairan di Bentang Laut Kepala Burung mencakup 3,6 juta hektar. Untuk mewujudkan pengelolaan yang efektif peranan pemerintah daerah, masyarakat lokal dan adat sangat penting. Kami memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mengelola sumber daya dengan pembuatan rencana dan meningkatkan keahlian yang diperlukan.

Perikanan berkelanjutan demi ketahanan pangan lokal

Peningkatan ekonomi dan mata pencaharian

Mendukung program kelapa sawit berkelanjutan

Papua Barat memiliki total 9,4 juta ha hutan yang sekitar 693,047 ha telah dialokasikan untuk perkebunan kelapa sawit. Kami membantu para pihak terkait memahami dampak perluasan perkebunan sawit, terutama untuk mengurangi emisi, deforestasi, dampak terhadap keanekaragaman hayati, dan mendorong kegiatan perkebunan berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Dukungan terhadap pembangunan ramah lingkungan

Provinsi Papua Barat berada pada tahap awal pembangunan ekonomi – perubahan yang dapat membawa manfaat, tetapi juga menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan baik. Untuk membantu memberikan panduan dalam pembangunan yang cepat ini, Provinsi Papua Barat telah menetapkan inisitif kebijakan Provinsi Konservasi. Provinsi konservasi merupakan inisiatif kebijakan dalam membuat sebuah terobosan jalur baru untuk pembangunan berkelanjutan. Kami membantu pemerintah provinsi mempercepat pengesahan dan implementasi kebijakan ini.