(Hylobates moloch) Javan Gibbon, AKA Silvery Gibbon

Kita Bisa #Selamatkanowajawa

Dengan semakin menurunnya populasi spesies ini maka aksi nyata harus dilakukan.

© CI/Sunarto

 

​​Mari Kenali Mereka

1 Endemik

Indonesia memiliki 7 dari 19 jenis owa di dunia. Owa jawa (Hylobates moloch) merupakan salah satunya dan satwa endemik di Pulau Jawa.

2 Pelestari hutan

Owa jawa sangat penting dalam keberlangsungan ekosistem hutan. Hal ini dikarenakan ia membantu penyebaran biji-bijian yang nantinya akan tumbuh menjadi pohon.

3 Monogami

Mereka bersifat monogami atau hanya memiliki satu pasangan hidup sepanjang hidupnya. Owa jawa hidup berkeluarga dalam teritori mereka.

4 Diburu

Kebanyakan bayi owa jawa menjadi target perburuan untuk dijadikan peliharaan. Namun untuk mendapatkan bayi owa jawa tidak jarang induknya dibunuh.

5 Terancam Punah

IUCN Red List menetapkan status spesies ini terancam punah (endangered). Menurut peneliti jumlahnya di alam liar hanya tersisa sekitar 2.000-4.000 individu.

6 Dilindungi

Pemerintah Indonesia berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem menetapkan owa jawa sebagai spesies yang dilindungi.

Kolaborasi Untuk Melindungi

Tahun 2003, Yayasan Owa Jawa dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Pangrango dengan dukungan dari Universitas Indonesia, Conservation International dan Silvery Gibbon Project melakukan program penyelamatan dan rehabilitasi atau biasa disebut Javan Gibbon Center. Berlokasi di Resot Bedogol, program ini merehabilitasi owa jawa dari masyarakat dan mengembalikan ke habitat aslinya. Kegiatan edukasi ke sekolah dan masyarakat juga dilakukan agar semakin banyak orang yang tahu dan melestarikan spesies ini. Hingga saat ini terdapat 20 individu owa jawa yang direhabilitasi, terdiri dari 10 jantan dan 10 betina.

 

Proses Rehabilitasi

1. Pemeriksaan Kesehatan

Melakukan pemerikasaan kondisi fisik dan kesehatan, baik pada masa karantina secara intensif maupun setelah masa karantina secara regular.

2. Kandang Karantina Luar

Tempat setelah masa karantina selesai, untuk membiasakan owa jawa pada lingkungan yang baru dan bersosialisasai terhadap individu-individu owa jawa lainnya.

3. Kandang Introduksi

Tempat dua individu owa jawa berbeda jenis kelamin dikenalkan satu sama lain agar dapat menemukan kecocokan dan menjadi pasangan tetap.

4. Kandang Jodoh

Tempat owa jawa yang telah berhasil dipasangkan dan dapat meningkatkan ikatan pasangan.

5. Kandang Habituasi

Tempat owa jawa menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang baru sebelum dilepasliarkan.

 

Mereka Yang Sudah Kembali Ke Alam

Kamu Bisa Bantu

A couple of sitting silvery gibbons.
© Lukas Blazek 

Laporkan

Hingga saat ini perdagangan owa jawa masih ada. Bantu dengan melaporkan ke pihak yang berwajib bila melihat ada owa jawa yang diperdagangkan.

Tidak Pelihara

Perdagangan owa jawa masih berlangsung karena adanya permintaan. Dengan tidak memelihara maka kita memutus rantai perdagangan owa jawa.

Menjaga Kebersihan

Dengan tidak membuang sampah sembarangan maka kita sudah membantu hutan sebagai rumah owa jawa tetap terjaga.

Berbagi Informasi

Sebarkan fakta pentingnya owa jawa bagi kehidupan manusia agar semakin banyak orang yang tahu dan tergerak melindungi satwa ini.