Dokumen ini merupakan laporan rangkaian kegiatan yang dilakukan CI Indonesia dalam menggalang kesadaran konservasi di kalangan umat Islam dalam skala nasional hingga lokal. 2005 By Dessy Anggraeni dan Yoseph Watopa Rapid Assassement of Conservation Economy (RACE) di Papua berupaya menggerakkan berbagai pihak yang terlibat dalam penyusunan kebijakan ekonomi untuk Papua guna menentukan pilihan konservasi yang tepat bagi tanah Papua. 2004 By Fachruddin M. Mangunjaya Kancil menemukan banyak teman-temannya seperti: orangutan, gajah, beruang, kukang, elang, badak dan lain-lain tengah menderita kekhawatiran bahwa mereka akan kehilangan tempat tinggal karena rusaknya hutan dan maraknya penebangan kayu alam, tempat mereka tinggal. 2006 By Fachruddin M. Mangunjaya, Ahmad Sudirman Abbas Pengetahuan tentang aksi dan program perawatan terhadap alam, bumi, dan penghuni yang ada di dalamnya, banyak berasal dari peradaban modern yang pada umumnya didasarkan pemahaman yang berbasis ilmiah (sains), tetapi meninggalkan unsur spiritualitas dan realitas sosial yang akan sangat membantu keberhasilan program tersebut. 2009 By Akbar Ario Digdo, Sarmaidah Damanik ; editor: Edy Hendras Wahyono Pertemuan Alik dengan seekor orangutan bernama Pongo, di suatu belantara Sumatera, menjadi awal petualangannya menelusuri pentingnya fungsi hutan bagi kehidupan manusia. 2005 By Erwin A. Perbatakusuma ... [et al] Sehubungan dengan keterbatasan pemerintah, kebanyakan kawasan konservasi di Indonesia belum dikelola secara efektif. TNBG termasuk diantara salah satunya. Manajemen TNBG belum dapat memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan kehidupan masyarakat lokal. 2006 By Fachruddin M. Mangunjaya Buku ini berisi urain mengenai khasanah keadilan syariat Islam dalam menata lingkungan dan melestarikan alam. 2005 By Conservation International Indonesia Dalam laporan ini kita bisa melihat program Ci di Raja Ampat cukup menyeluruh dan fokus pada tujuan-tujuan yangs udah ditetapkan sebelumnya terutama di kawasan Bentang Laut Kepala Burung tanah Papua. 2009 Irian Jaya merupakan pemilik keanekaragaman hayati terkaya di Pasifik Tropis. Hutan, terumbu karang, dan tipe-tipe ekosistem lain di Irian Jaya mengandung kekayaan spesies yang sangat besar, sejumlah spesies endemik, dan berbagai ekosistem khas. 1999 By Edy Hendras Wahyono, Sonni Rozali, NP Sarilani Wirawan 2004 |