Hidup Harmonis dengan Alam
Esai-esai pembangunan lingkungan, konservasi, dan keanekaragaman hayati Indonesia
Fachruddin M. Mangunjaya

Jakarta : Yayasan Obor Indonesia, 2006
xxii, 302 halaman.

Setelah bencana tsunami 26 Desember 2004, banyak pakar menyadari betapa penting hidup harmonis dengan alam. Sandi-sandi alam sebelum tsunami: burung yang terbang berbalik arah, dan serangga yang memanjat keatas gedung bertingkat, menjadi indikator alami akan terjadi bencana besar. Banyak orang lalu menyesal mengapa hutan bakau telah tiada, padahal vegetasi ini mampu turut menghambat setidaknya mengurangi gelombang tsunami yang dahsyat.

Kita hidup dalam sebuah ciptaan Tuhan yang lebih besar yaitu alam semesta, dan manusia adalah salah satu ciptaan-Nya yang kecil. Lalu mengapa alam menjadi rusak? Mengapa hampir setiap tahun negeri ini dirundung bencana lingkungan: kekeringan, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan? Apakah bangsa Indonesia termasuk yang tidak perduli terhadap lingkungannya? Mungkinkah bangsa ini akan collapse, karena sumber daya alamnya habis dan lingkungannya rusak tercabik-cabik.

Buku ini mencatat track-record peristiwa-peristiwa lingkungan bangsa Indonesia dan bagaimana seharusnya sikap kita.

ISBN 979-461-525-0

UNDUH: Hidup Harmonis dengan Alam (PDF - 149 KB)

Hubungi alamat dibawah untuk mendapatkan buku ini
Yayasan Obor Indonesia
Jl. Plaju No. 10, Jakarta 10230 Indonesia
Tel. 62-21-3920114, 62-21-31926978
Fax. 62-21-31924488
Email: yayasan_obor@cbn.net.id