Persepsi Masyarakat di Kawasan Konservasi Laut Daerah Kabupaten Raja Ampat, Indonesia
 
Muhammad Erdi Lazuardi, Christine Huffard, Katherina Tjandra ; grafis & peta: Nur Ismu Hidayat


Jakarta : CI Indonesia, 2011
xi + 66 hlm; 21 x 29,7 cm

Empat tahun setelah dideklarasikannya 6 kawasan konservasi laut daerah (KKLD) di Kabupaten Raja Ampat pada 2006, dari sisi masyarakat yang mendiami kawasan-kawasan tersebut, secara kuantitatif belum didapatkan tanggapan dan sikap masyarakat mengenai KKLD yang ada. Sehingga dirasa perlu Conservation International – Indonesia, Raja Ampat Program mengadakan sebuah survey perspesi masyarakat ini.

Survey ini bertujuan untuk mendapatkan kecenderungan atau tren sikap dan persepsi masyarakat terhadap keadaan sumberdaya, penggunaan sumberdaya, pemahaman aturan lingkungan atau kawasan dan lembaga-lembaga pemangku kepentingan yang dijadikan sebagai acuan dan tolok ukur bagi pengelola KKLD dalam pengelolaan dan keberhasilan sebuah kawasan.

Hasil dari survey ini antara lain adalah memperlihatkan sumber informasi yang sering digunakan di kampung, yaitu radio, sehingga radio merupakan alat efektif dalam penyampaian informasi di lapangan, sedangkan sumber informasi non-media yang paling banyak digunakan adalah melalui keluarga. Sebagian besar masyarakat menyadari bahwa sumberdaya alam pesisir dan lautan penting untuk diperhatikan, bentuknya adalah melalui pembatasan kawasan untuk perlindungan biota dan ekosistem di dalamnya. Dengan ide pembatasan tersebut, sebagian besar masyarakat setuju bahwa ini ide yang bagus. Masyarakat juga dapat memetakan penyebab kerusakan lingkungan, siapa yang paling memenuhi syarat menyelesaikan masalah dan siapa yang bertanggung jawab.

Dalam empat tahun berdirinya KKLD ini, sebagian besar masyarakat juga telah mengenal istilah KKLD, menyadari akan adanya peraturan yang akan diterapkan dalam KKLD dan berpartisipasi dalam organisasi para pihak (stakeholder). Dilihat dari data secara keseluruhan, terbentuknya KKLD telah diterima dengan baik oleh sebagian besar masyarakat. Tantangan ke depan adalah, pendekatan yang baik ke kampung yang menurut data persepsi masyarakat ini kurang informasi dan sosialisasi. Informasi yang perlu disediakan adalah mengenai pengetahuan KKLD, peraturan-peraturan, serta kegiatan-kegiatan dalam KKLD yang bisa diikuti oleh lebih banyak lagi lapisan masyarakat dan dengan menggunakan media yang efektif.

ISBN: 978-602-8901-04-8

Unduh Persepsi Masyarakat di KKLD Raja Ampat