Perairan Raja Ampat dalam Film Virtual Reality Berjudul Valen's Reef oleh Conservation International

6/22/2016

​Valen's Reef Ajak Penonton ke Kawasan Terumbu Karang Terindah Dunia

Jakarta, 22 Juni 2016 – Conservation International (CI) meluncurkan film virtual reality pertamanya berjudul Valen's Reef pada 20 Juni 2016. Film ini mengangkat cerita perjalanan seorang ilmuwan CI Indonesia bernama Ronald Mambrasar dalam menjaga bentang laut di Kepala Burung bersama masyarakat setempat. Selain itu, digambarkan juga harapan Ronald kepada putranya Valen (8 tahun) agar kelak dapat menjaga laut Raja Ampat untuk generasi mendatang.

Berlatar tempat di Bentang Laut Kepala Burung, jantung segitiga terumbu karang dunia dengan keanekaragaman hayati paling kaya di bumi, masyarakat di seluruh dunia kini mampu menyelam ke dalam "Valen's Reef" melalui film versi 360 yang ada YouTube dan didukung dengan teknologi virtual reality. Mulai hari Jumat, 24 Juni 2016, film ini juga akan tersedia dalam aplikasi Virtual Reality di Within. Dalam memproduksi film ini, Conservation International bekerja sama dengan produsen virtual reality terkemuka yaitu Vrse.works dan Finch Company, dan didukung oleh The Tiffany & Co. Foundation. Valen's Reef merupakan film bawah laut kedua dari Vrse.works.

"Valen's Reef" mengantarkan khalayak ke bawah laut Raja Ampat di mana lebih dari 600 jenis terumbu karang dan 1.765 spesies ikan hidup. Lokasi ini adalah salah satu program konservasi laut berbasis komunitas yang paling sukses di dunia, yaitu Inisiatif Bentang Laut Kepala Burung.

"Laut kami berada di bawah ancaman yang mengerikan namun kami yakin bahwa sebuah metode – yaitu konservasi berbasis komunitas – bisa membuat perubahan yang signifikan," ujar Dr. M. Sanjayan, Executive Vice President dan Ilmuwan Senior Conservation International. "Di dalam 'Valen's Reef,' kami menggunakan teknologi virtual reality untuk mengantarkan Anda ke dalam lautan paling kaya di planet ini, serta mendengarkan cerita kesuksesan konservasi untuk menumbuhkan rasa cinta dan dukungan untuk laut kita."

Meskipun terumbu karang hanya memiliki luas 0,2% dari permukaan bumi, terumbu karang berfungsi sebagai habitat bagi lebih dari 30% ikan di laut dan menghasilkan nilai ekonomi sekitar US$375 miliar (atau setara dengan Rp 5.000 triliun) per tahun untuk pangan, perlindungan kawasan pesisir, serta pariwisata. 

Bentang Laut Kepala Burung – yang  baru saja diidentifikasi sebagai sebuah lokasi penting bagi terumbu karang oleh jurnal Nature – memiliki banyak hal yang lebih baik dari wilayah terumbu karang lainnya, ditambah dengan sejumlah spesies unik seperti hiu, pari manta, paus, dan penyu. Perairannya yang begitu indah merupakan bukti sukses konservasi yang bekerjasama dengan masyarakat.

Conservation International telah bekerja di kawasan Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) sejak tahun 2004. "Bersama masyarakat dan para pihak, inisiatif program Bentang Laut Kepala Burung telah menghasilkan berbagai capaian penting sepanjang 12 tahun program berjalan. Inisiatif ini kini menjadi model global untuk sebuah konservasi berbasis masyarakat," ujar Ketut Putra, Vice President CI Indonesia. Ia menambahkan bahwa pemberdayaan masyarakat lokal adalah langkah tepat dalam melakukan konservasi. "Kami belajar dari pengelolaan sumber daya alam secara tradisional dan kami memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk mendukung sistem lokal yang telah ada di masyarakat."

Sebagai tokoh utama dalam film ini, Ronald Mambrasar merasa senang dapat berbagi pengalaman dan harapannya untuk menjaga kekayaan laut di Bentang Laut Kepala Burung. "Saya harap penonton film ini dapat melihat keindahan Raja Ampat, serta memahami pentingnya kelestarian alam tersebut bagi kehidupan kami. Saya juga harapkan agar film ini bisa memberikan inspirasi untuk membangun masyarakat dan generasi muda yang berkomitmen menjaga lingkungan untuk masa depan."


###


Tentang Conservation International Indonesia

Conservation International (CI) menggunakan kombinasi inovatif antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan kemitraan untuk menjaga kelestarian alam yang penting bagi kehidupan manusia untuk pangan, air bersih, dan mata pencaharian. Berdiri pada tahun 1987, CI bekerja di lebih dari 30 negara pada enam benua untuk mendukung sebuah planet yang sehat bagi semua kehidupan kita semua.

Conservation International telah bekerja di Indonesia sejak tahun 1991, mendukung upaya konservasi dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. CI Indonesia membayangkan Indonesia yang sehat sejahtera dimana masyarakatnya berkomitmen untuk menjaga dan menghargai alam untuk manfaat jangka panjang masyarakat Indonesia dan kehidupan di bumi. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.conservation.or.id, dan akun sosial media Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube.


Tentang Inisiatif Bentang Laut Kepala Burung

Sejak 2004, Conservation International telah memimpin sebuah inisiatif dengan 30 mitra internasional dan lokal di wilayah Kepala Burung, Papua Barat, Indonesia untuk membangun dua belas kawasan perlindungan laut. Kolaborasi antara ilmuwan konservasi dengan komunitas lokal telah mengantarkan jejaring ini sebagai salah satu inisiatif konservasi laut paling sukses di dunia dan kini menjadi model konservasi yang berbasis komunitas. Upaya sepanjang 12 tahun ini juga turut menjadi nyata berkat adanya dukungan utama dari Walton Family Foundation serta 70 kontributor lainnya. 


Tentang Raja Ampat

Raja Ampat adalah pusat keanekaragaman hayati laut dunia dan bagian dari kawasan Coral Triangle yang disebut dengan 'the amazon of the sea'. Raja Ampat memiliki 1.566 spesies ikan karang dan 553 spesies karang keras. Kawasan ini adalah rumah bagi satwa-satwa laut kharismatik seperti pari manta, hiu, hiu berjalan, beberapa spesies penyu, paus, lumba-lumba, dan dugong. CI Indonesia telah bekerja di Raja Ampat sejak tahun 2011 untuk mengembangkan sistem pengelolaan kawasan konservasi, membangun kapasitas masyarakat lokal dan membantu menciptakan sistem pendanaan yang mandiri bagi masyarakat setempat.   


Tentang The Tiffany & Co. Foundation

Dibangun pada tahun 2000, The Tiffany & Co. Foundation menyediakan hibah untuk konservasi alam dan turut bekerja untuk melindungi bentang alam dan bentang laut paling penting di dunia. Beberapa program yayasan ini adalah mempromosikan pertambangan yang bertanggung jawab, ekosistem kelautan yang sehat serta perbaikan lingkungan urban melalui upaya peningkatan desain strategis taman, baik yang baru maupun yang lama. Pelajari lebih lanjut di http://www.tiffanyandcofoundation.org.


Tentang Vrse.works

Vrse.works adalah perusahaan produksi yang mendukung inovator kreatif terdepan pembuat film virtual reality di dunia. Seniman, teknisi, pemikir, dan inovator berjuang untuk menciptakan media eksperimental terbaik di dunia dan memanfaatkan peralatan dan teknologi khusus untuk menciptakan dan mengkurasi pengalaman imersif yang original. Tim kreatif Vrse.works dan bagian produksi adalah pemimpin industri komersial pendek, video musik, film, teater, desain, fotografi, dan seni dengan rekam jejak yang terbukti. Karya-karya mereka telah memenangkan Emmys, Cannes Lions, Grand Prixes, Palm d'Ors, AICP, D&AD, One Show, ADC, Tony, Webby Awards dan sebuah Grammy. Pelajari lebih lanjut di http://vrse.works.


Tentang Within

Within adalah perusahaan virtual reality terdepan dengan misi menceritakan cerita luar biasa melalui medium virtual reality. Within menggunakan peralatan khusus dan aplikasi virtual reality untuk menciptakan dan mendistribusikan pengalaman paling inovatif dan berbasis cerita. Within dibangun oleh direktur Chris Milk dan ahli teknologi Aaron Koblin – keduanya dikenal atas karya-karya inovatif mereka – serta dikenal atas kolaborasi dengan The New York Times, the United Nations, Vice, Saturday Night Live, dan artis seperti U2. Tujuan Within adalah untuk mendorong virtual reality dengan pengalaman inovatif yang mengeksplorasi dan memperluas potensi medium ini. Seperti yang dikatakan oleh Chris melalui TED Talk-nya di tahun 2015, Within percaya bahwa virtual reality memiliki kekuasaan untuk menghubungkan kita dengan cara yang mendalam. Melalui virtual reality, kita bisa menjadi lebih peduli, lebih empatik, lebih terhubung, dan lebih manusiawi.​

Within adalah perusahaan mitra Vrse.works yang dibangun oleh Milk dan produser Patrick Milling Smith serta memproduksi semua film-film virtual reality, termasuk film-film yang bekerjasama dengan korporasi maupun non-profit. Pelajari lebih lanjut di http://with.in.


Kontak Media:

​Linda Chalid

Executive Assistant & Partnership Manager​

Telp: 0811 800 1299


​​​​​Images Slideshow Carousel (half page)

Carousel Configuration​

EditCarousel Title:
Edit Carousel Orientation:leftLeft
     
    EditAnchor tag for sticky nav (optional):[Optional]
    EditImage RenditionID Small:15[Optional]
    EditImage RenditionID Webkit:17[Optional]
    EditImage RenditionID Medium:18[Optional]
    EditImage RenditionID Large:19[Optional]

    Carousel Images

    Image

    EditImage:/global/indonesia/publikasi/PublishingImages/Poster%20Valen's%20Reef.jpg
    EditImage Alt Text:
    EditCaption Title:
    EditCaption Description:Poster film Virtual Reality, Valen's Reef
    EditPhoto Credit:
    Move UpMove Down​​
    Add another image...
    Remove this module
    ​​​​

    Request an Interview

    ,

    ,

    Other Media

    ​​​​