Hutan Tempat Berbagi Kehidupan
 
Rully Prayoga ; editor: Edy Hendras Wahyono

Jakarta : CI Indonesi, 2006
26 halaman


Antroposentrisme merupakan salah satu faktor utama hilangnya hutan Indonesia beserta keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya. Pernahkah terlintas di benak kita untuk mencoba mengubah perspektif dalam memandang fungsi hutan dan isinya?

Di dalam buku ini kita diajak untuk melihat permasalahan konservasi dari perspektif bilou (Hylobates klossii), primata endemik yang ada di pulau Siberut. Tingkat ancaman yang tinggi terhadap satwa yang masuk ke dalam status rawan kepunahan dalam IUCN Red List data book ini, menggugah penulis untuk mendeskripsikan betapa menderitanya bilou dengan kondisi habitat asli mereka saat ini.

Penulis menggambarkan konflik yang kerap terjadi di dalam hutan Siberut dengan ilustrasi yang menarik untuk dinikmati oleh anak-anak. Tidak hanya itu, buku ini juga diselipkan budaya dan norma-norma masyarakat asli Siberut yang ternyata sangat menghargai hutan dan bilou sebagai bagian penting dalam kehidupan mereka.

ISBN 979-99273-8-2