Panduan Sekolah Lapangan Budidaya Kopi Konservasi
Berbagi pengalaman dari Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara
Chandra Wirawan Arief , Mesin Tarigan, Ramainim Saragih, Fazrin Rahmadani ; editor: Iwan Wijayanto, Fachruddin Mangunjaya

Jakarta : CI Indonesia, 2011
viii, 59 halaman

Kopi Konservasi adalah budidaya dan cara berkebun kopi yang ramah lingkungan, tidak membuka kawasan hutan/berhutan apalagi di wilayah terjal, dan pada areal kebun yang terbuka dilakukan penanaman disela-sela tanaman kopi dengan jenis-jenis pohon naungan yang sesuai dan bernilai ekonomis sehingga memberi nilai tambah bagi pendapatan petani. Di sisi lain, penanaman tanaman sela juga dapat menghindarkan tanaman kopi dari sinar matahari dan embun secara langsung sehingga pertumbuhan dan produktifitas kopi menjadi lebih baik.

Pada akhirnya, adanya tanaman kopi dan pohon naungan akan menciptakan iklim mikro lokal yang sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan kopi dan jika terakumulasi serta dilakukan secara massive (lebih luas; besar-besaran) pada tipe pengelolaan lahan yang sama akan berperan dalam upaya pengurangan emisi dan pemanasan global serta menghambat laju sedimentasi.

Panduan ini secara praktis memperlihatkan budidaya kopi yang ramah lingkungan dengan penerapan sistem organik dan agroforestry memberikan nilai tambah baik bagi petani maupun lingkungan.

ISBN: 978-602-8901-06-2

Unduh Panduan Sekolah Lapangan Budidaya Konservasi (1.124kb)