Mencari Alternatif Ekonomi Lokal
Kasus masyarakat Desa sekitar Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah
Semiarto Aji Purwanto, Haryono, Fadli Yusfi & Fransisca Titiwening

Jakarat : Laboratorium Antropologi FISI UI - CI Indonesia, 2003
xvi, 140 halaman + tabel (Seri penelitian no. 3)


Sebagian besar penduduk di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting mengandalkan hutan sebagai sumber ekonomi. Penduduk bergantung pada usaha logging untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Kegiatan mengambil kulit kayu dan getah jelutung dilakukan sebagai usaha tambahan. Berladang dan bertani adalah bagian dari kegiatan sub-sistens dan bukan untuk komersial.

Dalam pengelolaan TNTP terdapat banyak masalah yang muncul, masyarakat sekitar menganggap eksistensi TNTP sama sekali tidak berguna, penduduk lebih penting daripada orangutan. Dan juga agar taman nasional ini tidak membatasi wilayah jelajah mereka keluar masuk hutan.

Dalam penentuan dan sosialisasi tata batas kawasan TNTP, tim pengelola belum memilik program
jelas kepada desa-desa sekitar. Sehingga dalam rekomendasi program, perlu ditekankan pengelolaan
TNTP supaya melibatkan seluruh warga dan pihak terkait. Sedangkan rekomendasi lain, perlunya alternatif mata pencaharian yang potensial dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat setempat.

ISBN 979-95226-2-5