​​​​​​​Apa Kata Mereka: Pendidikan Lingkungan Untuk Masyarakat Desa yang Berbatasan Langsung dengan Hutan

Indonesia​   English​​

​​​​​​

​​​​​Images Slideshow Carousel (half page)

Carousel Configuration​

EditCarousel Title:
Edit Carousel Orientation:rightRight
EditAnchor tag for sticky nav (optional):[Optional]
EditImage RenditionID Small:15[Optional]
EditImage RenditionID Webkit:17[Optional]
EditImage RenditionID Medium:18[Optional]
EditImage RenditionID Large:19[Optional]

Carousel Images

Image

EditImage:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/Safari%20Ramadan%201.png
EditImage Alt Text:
EditCaption Title:
EditCaption Description:Masyarakat sedang menyaksikan film Alam Berbicara.
EditPhoto Credit:© CI/photo by Hasby Hasbollah
Move UpMove Down​​

Image

EditImage:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/Safari%20Ramadan%203.png
EditImage Alt Text:
EditCaption Title:
EditCaption Description:Kaum wanita juga ikut hadir dalam kegiatan penyadartahuan.
EditPhoto Credit:© CI/photo by Hasby Hasbollah
Remove this imageMove UpMove Down
Add another image...
Remove this module

Masyarakat harus melestarikan alam yang menjadi sumber kehidupan bagi mereka. Dengan melestarikan alam maka kehidupan generasi mendatang juga menjadi terjamin. Agar masyarakat bisa lebih memahami pentingnya menjaga alam maka pendidikan lingkungan menjadi hal yang harus dilakukan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam menyampaikan pengenalan mengenai lingkungan.​​​​​​​​​​

Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, dimana penduduknya 95 persen mayoritas muslim, pendekatan agama menjadi hal yang tepat untuk mengenalkan pendidikan lingkungan. Bertepatan dengan bulan puasa bulan Juni dan Juli lalu, Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Pondok Pesantren (PP) Mustafawiyah Purba Baru, Conservation International (CI), Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Organsasi Konservasi Rakyat (OKR) bersama-sama mengadakan Safari Ramadan. Kegiatan ini merupakan satu bentuk perjalanan sosialisasi dan memaparkan pendidikan lingkungan kepada masyarakat di beberapa desa dalam beberapa hari.

Sosialisasi dan pemaparan dilakukan pada 22 Juni hingga 26 Juni 2016 di empat desa yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Batang Gadis. Ke empat desa tersebut adalah Hutaraja, Sirambas, Roburan Dolok dan Sibanggor Jae. Penduduk yang hadir seluruhnya berkisar 50 orang per desa dimana sekitar 20 persennya adalah wanita.  

Kegiatan yang dimulai pada jam 4 sore diisi dengan penyampaian materi lingkungan melalui pemutaran film pendek, ceramah dari PP Mustafawiyah dan buka puasa bersama. Film dari Kampanye Alam Berbicara ditayangkan bersama dengan film dokumentar kekayaan flora fauna TNBG. Tokoh adat, tokoh agama, kaum perempuan, Hatobangon (tokoh masyarakat yang dituakan) dan Naposo Nauli Bulung (pemuda pemudi desa) hadir dan memberikan antusias yang baik.​​ (Hasby Hasbollah/9 September 2016)​

Images Thumbnail List

Remove this module

Module Configuration

EditSection HeadingApa Kata Pemapar
EditAnchor tag for sticky nav:[Optional]

Sections

Photo and Text List

Row

Edit Title:Hafnan Aziz Hsb, M. PdI, Ustad/Guru Pondok Pesantren Musytafawiyah
Edit Text: “Saya merasa bahwa Safari Ramadan yang dilakukan CI bersama dengan PP Musthafawiyah dengan melibatkan TNBG, SRI dan OKR sangat baik. Masyarakat diajak bersama-sama menyadari betapa pentingnya menjaga alam karena alam merupakan suatu anugerah dari Allah. Dalam kesempatan ini PP Mustafawiyah ikut berperan dalam memberikan pemahaman pentingnya pelestarian lingkungan hidup di desa-desa yang dikunjungi yang dikaitkan dengan ajaran agama serta mengaitkan dengan peraturan pemerintah mengenai tata kelola alam dan lingkungan. Saya mengucapkan terima kasih kepada TNBG, SRI dan OKR yang telah ikut serta menyukseskan terwujudnya Safari Ramadan di empat desa. Semoga tahun depan semakin sukses dan bertambah baik.“
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP1.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© CI/photo by Hasby Hasbollah
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down

Row

Edit Title:Bobby Novandry, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasional Batang Gadis
Edit Text: “Kegiatan seperti ini merupakan entry point bagi kami, Balai TNBG, untuk menghidupkan kembali forum kolaboratif pengelolaan TNBG. Terima kasih banyak pada CI yang mempertemukan Balai TNBG dengan PP Mustafawiyah dalam gerakan bersama kampanye cinta lingkungan. Sangat luar biasa bagi kami, karena pesantren adalah entitas yang sangat dihormati di Kabupaten Mandailing Natal sehingga dapat menjadi panutan yang baik untuk menyampaikan pesan-pesan konservasi. Kerja konservasi tidak bisa selesai sendiri dan juga tidak mungkin diselesaikan sendirian. Mudah-mudahan selain CI, SRI, Balai TNBG, dan PP Mustafawiyah, pada masa mendatang kita bisa merangkul lebih banyak lembaga di kegiatan-kegiatan penjangkauan seperti Safari Ramadhan ini.“
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP2.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© Edi Amin
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down

Row

Edit Title:Edi Amin, Koordinator Program Sumatra Rainforest Institute
Edit Text: “Safari Ramadan Pendidikan Lingkungan bersama PP Mustafawiyah, Balai TNBG, CI, OKR dan SRI merupakan wadah yang baik. Dengan menggunakan bulan Ramadhan sebagai sarana silaturahmi dan komunikasi bersama masyarakat guna membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan alam. Pesan moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui film dan ceramah agama untuk mengingatkan kita perlunya mengelola alam secara bijak. Kita manfaatkan alam untuk hidup tapi kita juga mempertimbangkan keberlanjutannya untuk generasi yang akan dating.”
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP3.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© SRI
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down

Row

Edit Title:Enda Mora, Ketua Umum Organisasi Konservasi Rakyat
Edit Text: “Kegiatan yang berlangsung di desa-desa yang berbatasan dengan TNBG adalah media silaturrahmi dengan para pihak yang memiliki visi dan misi sama dalam pembangunan bentang alam berkelanjutan. Harapan saya di Kabupaten Mandailing Natal kegiatan semacam ini bisa kita lanjutkan dengan menjangkau wilayah desa-desa yang lebih banyak agar terjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk tujuan pembangunan berkelanjutan bersama. Dengan terbangunnya komunikasi yang sinergi dengan berbagai pihak akan dapat terwujudnya Rencana Kerja Tindak Lanjut yang dapat dilakukan bersama-sama dengan pemerintah.”
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP4.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© Edi Amin
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down
Add row

Images Thumbnail List

Remove this module

Module Configuration

EditSection HeadingApa Kata Peserta
EditAnchor tag for sticky nav:[Optional]

Sections

Photo and Text List

Row

Edit Title:Syamruddin, Tokoh Masyarakat Desa Hutaraja
Edit Text: “Masyarakat Desa Hutaraja saat ini memiliki ancaman serius tentang sampah. Kami yang tinggal di desa saat ini hanya mengatasi sampah dengan cara membakar dan sebagian membuangnya ke tempat di aliran sungai. Melalui kegiatan seperti ini dapat memberikan informasi dan mengajak masyarakat untuk turut serta mengatasi sampah. Kami hidup dekat dengan hutan yang telah memberikan kami air yang cukup untuk kami gunakan. Adanya sosialisasi ini telah mengingatkan kami untuk tidak mengotori sungai dengan sampah. Kami berharap panitia Safari Ramadan dapat menyampaikan ke pemerintah daerah untuk pembinaan pengelolaan sampah di desa kami.“
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP5.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© Edi Amin
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move Up Move Down

Row

Edit Title:Liah Maliana Nasution, SP, Pemudi Desa Panyabungan Jae
Edit Text: “Bagi saya kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan sangat bermanfaat sekali, khususnya kami nauli bulung (pemudi) di desa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, tentu adanya penambahan ilmu dan peningkatan kesadaran tentang lingkungan dan alam. Harapannya kegiatan ini terus dilanjutkan tidak hanya di desa penyangga TNBG tapi disemua desa di Kabupaten Mandailing Natal agar masyarakat mempunyai kesadaran untuk memanfaatkan alam dan mengelola lingkungan secara bijak, sehingga apa yang kita rasakan masih bisa dinikmati anak cucu kita nantinya.“
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP6.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© Edi Amin
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move Up Move Down

Row

Edit Title:Lokot, Ketua Naposo Nauli Bulung Desa Sirambas
Edit Text: “Safari Ramadan yang dilakukan oleh PP Mustafawiyah bersama dengan lembaga lain telah memberikan semangat silaturrahmi antar warga untuk berkumpul bersama. Sebagai Ketua Naposo Nauli Bulung, Safari Ramadan menyadarkan kami guna menjaga dan memilihara alam desa kami. Penanaman pohon di tanah kosong dan menjalankan kegiatan Jumat bersih akan menjadi tradisi yang akan kami lanjutkan dalam upaya mendorong dan menjaga lingkungan di sekitar desa kami.“
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/cerita/PublishingImages/AKP7.png
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© Edi Amin
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move Up Move Down
Add row