​​​​​​​Hal Ini​​ Dilakukan Polhut TNBG dalam Menjaga Hutan

Indonesia   English​​


​​Jika mendengar kata 'Polisi' biasanya yang terlintas di pikiran orang-orang adalah berada di jalan raya untuk mengatur lalu lintas atau menangkap penjahat. Tapi tahukah anda bahwa ada polisi yang bertugasnya di hutan? Ya, Polisi Kehutanan atau biasa disingkat Polhut memiliki fungsi untuk perlindungan hutan.

Hutan merupakan kekayaan alam anugerah dari Sang Pencipta kepada seluruh mahluk di  bumi  yang tak ternilai harganya. Banyak manfaat yang diberikan hutan bagi masyarakat seperti ekonomi, ekologi dan sosial budaya. Oleh  karena itu, hutan harus dikelola dengan sangat baik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang serta yang paling penting kelestarian bumi ini tetap terjaga.

Salah satu contoh yang sedang digalang saat ini adalah spesies genetik yang diatur dalam UU No. 11 Tahun 2013​​. Penelitian menyebutkan dari spesies yang ada di hutan bisa dihasilkan obat-obatan dan juga bahan untuk kosmetik wanita. Belum lagi manfaat hutan yang bila dikelola dengan baik menjadi tempat wisata. Industri kayunya bisa menjadi parfum, minyak, lilin, kertas dan bahan penting lainnya.

Namun, banyak ancaman terhadap hutan yang mengurangi kekayakan yang ada dalam hutan. Kegiatan perambahan, perburuan satwa liar, pembakaran  hutan  dan ancaman lainnya yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi tanpa memikirkan aspek legalitas, prosedural dan kelestarian hutan. Dalam rangka mempertahankan dan mencegah kerusakan hutan maka peran Polhut menjadi yang paling penting.

Conservation Internasional (CI), melalui program Kemitraan Bentang Alam Berkelanjutan bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dalam tujuan meningkatkan peran dari polhut. Berikut kerjasama yang dilakukan:​

​​Text with Image or Video

Remove this module

Title

EditHeader:
EditAnchor tag for sticky nav:[Optional]

Sections

Image and Text

EditImage Position:leftLeft
    EditSection Title:1. Patroli Rutin
    EditSection Title Style:h3Green
      EditImage URL:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/patroli_by%20%20TNBG.JPG
      EditImage Description:
      EditText:Setiap bulan polhut mengadakan patroli rutin di wilayah tempat mereka bekerja. Untuk meningkatkan efektifitas patroli, CI mengadakan pelatihan penggunaan sistem SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool). Melalui sistem ini pencatatan data-data selama patroli yang meliputi bekas pelanggaran, pasokan, potensi keanekaragaman hayati dan objek wisata dan perjumpaan satwa dapat terekam dengan baik. Data yang telah direkam akan dilaporkan sebagai bahan pendukung rencana tindak lanjut pengamanan satwa, dan bisa mengetahui koridor satwa.
      EditLink for Header and Image:[Optional]
      EditPhoto Credit:© Taman Nasional Batang Gadis
      EditPhoto RenditionID Medium:31[Optional]
      EditPhoto RenditionID Large:9[Optional]
      Move UpMove Down

      Image and Text

      EditImage Position:leftLeft
        EditSection Title:2. Pemberdayaan Masyarakat
        EditSection Title Style:h3Green
          EditImage URL:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/latihan%20%20roasting%20kopi_by%20%20Agnes.JPG
          EditImage Description:
          EditText:Agar masyarakat yang tinggal di sekitar hutan tidak membuka lahan baru maka polhut bersama dengan CI memberikan bantuan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa pelatihan budidaya kopi seperti bagaimana cara menanam kopi yang benar dan mengemas kopi menjadi produk yang siap minum.
          EditLink for Header and Image:[Optional]
          EditPhoto Credit:© CI/photo by Agnes Batuara
          EditPhoto RenditionID Medium:31[Optional]
          EditPhoto RenditionID Large:9[Optional]
          Move UpMove Down

          Image and Text

          EditImage Position:leftLeft
            EditSection Title:3. Pemasangan Kamera Perangkap
            EditSection Title Style:h3Green
              EditImage URL:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/camera%20trap_by%20TNBG.JPG
              EditImage Description:
              EditText:TNBG memiliki Daerah Kunci Keanekaragaman Hayati yang membuat wilayah ini mempunyai keragaman fauna dan flora. Program Jaringan TEAM (Tropical Ecological Assessment and Monitoring) membantu staf TNBG mengetahui satwa apa saja yang berada dengan pemasangan kamera perangkap. Dari hasil pemantauan, tercatat 29 spesies yang berada di dalam kategori merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) seperti Harimau Sumatera dan Tapir.
              EditLink for Header and Image:/global/indonesia/publikasi/Documents/SLP/TEAM%20Report.pdf[Optional]
              EditPhoto Credit:© Taman Nasional Batang Gadis
              EditPhoto RenditionID Medium:31[Optional]
              EditPhoto RenditionID Large:9[Optional]
              Move UpMove Down

              Image and Text

              EditImage Position:leftLeft
                EditSection Title:4. Sosialisasi Kepada Masyarakat
                EditSection Title Style:h3Green
                  EditImage URL:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/polhut_by%20TNBG.JPG
                  EditImage Description:
                  EditText:Balai TNBG juga aktif dalam memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat terutama yang dekat dengan kawasan taman nasional mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan hutan. Salah satu cara yang baru-baru ini dilakukan oleh TNBG berkolaborasi dengan beberapa lembaga adalah ceramah ke masyarakat saat bulan Ramadan atau dikenal dengan Safari Ramadan.
                  EditLink for Header and Image:[Optional]
                  EditPhoto Credit:© Taman Nasional Batang Gadis
                  EditPhoto RenditionID Medium:31[Optional]
                  EditPhoto RenditionID Large:9[Optional]
                  Move UpMove Down
                  Add Image and TextAdd Video and TextAdd Image Thumbnail List

                  ​​​Selain keseluruhan kolaborasi diatas, Polhut TNBG juga melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat. Misalnya melalui obrolan di warung kopi, atau juga pemasangan stiker dengan pesan yang sarat akan konservasi. Saat tertentu, berkunj​​​​ung ke suatu desa dan sekolah merupakan strategi sosialisasi lain yang dilakukan oleh Polhut TNBG.

                  Perlu diketahui bahwa Polhut merupakan pekerjaan yang berbahaya dan memerlukan keberanian besar untuk menghadapi gangguan dari satwa liar dan merambah hutan dalam cuaca udara dingin, hujan serta angin badai. Hal ini sangat dirasakan oleh salah seorang polhut yang bertugas di TNBG .

                  "Ada begitu banyak rintangan yang menghadang tetapi menjadi polhut adalah hal yang paling saya banggakan dan merupakan panggilan jiwa. Saya ingin kelak generasi penerus bangsa ini masih dapat menikmati dan bersyukur kepada Sang Pencipta betapa indahnya alam ini dan bumi ini tetap lestari," kata Atos Febrisyahma, staf Polhut TNBG.

                  Terima kasih P​​​olhut karena sudah menjaga hutan! (Agnes Batuara/9 September 2016) ​