​​​​​​​​​​​​​​​​​​Apa Itu Provinsi Konservasi?

​Indonesia​     English​


Banyak dari kita sudah m​engetahui bahwa pada 19 Oktober 2015, Gubernur Papua Barat mendeklarasikan Provinsi Papua Barat sebagai sebagai Provinsi Konservasi. Lalu, baru-baru ini tanggal 22 November 2016, Pemerintah Daerah Papua Barat menggelar sosialisasi Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi. 

​​​Image (half page with rollover caption)

Remove this module

Section Info​

EditTitle:
EditDescription:Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi membacakan deklarasi Provinsi Konservasi pada 19 Oktober 2015.
EditPhoto Url:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/Pembacaan%20DEKLARASI%20Papua%20Barat%20sebagai%20PROV%20KONSERVASI_19%20Oktober%202015_CI_Post%20Senin%2021Nov.jpg
EditPhoto Description:
EditPhoto Credit:© Conservation International
Edit Layout:medium--pull-rightRight
EditPhoto RenditionID Small:1[Optional]
EditPhoto RenditionID Full:2​​​​[Optional]
To wrap text around image, place text below module.

Sebenarnya apa itu Provinsi Konservasi? Mengapa Provinsi Konservasi dideklarasikan? Dan apa manfaatnya? Bagaimana untuk mewujudkannya? Mari kita simak Tanya & Jawab dibawah ini.​

Apa itu provinsi konservasi?

Provinsi Konservasi adalah wilayah administrasi pemerintahan daerah yang menyelenggarakan pembangunan dengan menerapkan prinsip-prinsip sebagai berikut :

  • Pertama, Perlindungan lingkungan hidup demi menjamin keberlangsungan kehidupan masyarakat hukum adat Papua Barat dan kehidupan umat manusia pada umumnya;

  • Kedua, Perlindungan dan pengawetan keanekaragaman hayati demi menjamin keseimbangan ekologi dan kelangsungan proses-proses kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa;

  • Ketiga, Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan demi  menjamin  kualitas kehidupan generasi mendatang; dan

  • Keempat, Pemulihan  lingkungan hidup dan pengelolaan ekosistem  penting yang telah terdegradasi.

Provinsi konservasi merupakan inisiatif kebijakan Pemerintah Papua Barat dalam membuat sebuah terobosan jalur baru untuk pembangunan berkelanjutan. Kebijakan ini menetapkan kerangka kerja pemerintah yang mendukung pembangunan ekonomi dan social mengarah pada kesejahteraan masyarakat adat. Di saat yang sama juga menghindari kerusakan lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati.

​​​Image (half page with rollover caption)

Remove this module

Section Info​

EditTitle:
EditDescription:Bentang alam pegunungan Arfak di Papua Barat.
EditPhoto Url:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/Pegunungan%20Arfak%201.jpeg
EditPhoto Description:
EditPhoto Credit:© Conservation International/photo by Yance de Fretes
Edit Layout:medium--pull-leftLeft
EditPhoto RenditionID Small:1[Optional]
EditPhoto RenditionID Full:2​​​​[Optional]
To wrap text around image, place text below module.

Apa alasan dibalik penetapan Provinsi Konservasi ini?

Papua Barat tidak hanya kaya akan sumber daya alam, wilayah ini juga dikaruniai kekayaan sosial dan budaya yang sangat luar biasa. Seiring dengan perkembangan wilayah, penyelenggaraan pembangunan di Papua Barat menghadapi banyak tantangan. Arus modal dan industrialisasi yang berkembang sangat cepat sebagai akibat dari tuntutan pembangunan telah mengancam kelestarian sumberdaya alam baik yang ada didaratan maupun di perairan dan bahkan juga mengancam hak-hak masyarakat adat. Perlu upaya yang sungguh-sungguh untuk memastikan kekayaan alam dan sosial budaya tersebut dapat dilindungi dan dilestarikan. Hal itulah yang menjadi alasan kuat untuk mendeklarasikan Provinsi Konservasi.​​

​Tapi mengapa harus Provinsi Konservasi?

Provinsi Konservasi bukan satu-satunya cara, tetapi merupakan salah satu cara dan kesempatan untuk menetapkan strategi pembangunan berkelanjutan, dengan tujuan menyeimbangkan pengelolaan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan secara bersama-sama. Filosofi konservasi adalah menjaga keseimbangan hidup manusia terhadap alam, dimana konteks pembangunan berkelanjutan akan mengakomodir seluruh bidang kehidupan.​​

​​​Image (half page with rollover caption)

Remove this module

Section Info​

EditTitle:
EditDescription:Kumpulan mangrove yang berada di Tanjung Karufa, Kecamatan Buruway, Kabupaten Kaimana.
EditPhoto Url:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/P1010168.JPG
EditPhoto Description:
EditPhoto Credit:© Conservation International/photo by Ping Machmud
Edit Layout:medium--pull-rightRight
EditPhoto RenditionID Small:1[Optional]
EditPhoto RenditionID Full:2​​​​[Optional]
To wrap text around image, place text below module.

​​Lalu, apa manfaatnya Provinsi Konservasi?

Melalui provinsi konservasi pemerintah daerah, masyarakat adat dan para pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat memastikan pengelolaan keanekaragaman hayati baik di darat atau pun di laut terjaga kelestariannya. Masyarakat adat dengan kearifan lokal yang dimiliki, selama ini telah terbukti mampu melindungi alam yang dapat menjamin kesejahteraannya. Sumber daya alam di Papua Barat akan dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan demi kehidupan generasi mendatang.

Adakah manfaat lainnya yang lebih besar?

Provinsi Konservasi juga membantu pemerintah Indonesia yang berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen di tahun 2030. Selain itu, juga menjadi bentuk dukungan untuk mencapai Tujuan Pemba​ngunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kaimana, salah satu kabupaten di Papua Barat memiliki hutan mangrove yang dapat mengatasi perubahan iklim yang terjadi di dunia.

Victor Nikijuluw, Marine Director CI Indonesia menjelaskan "Kajian stok karbon yang dilakukan oleh CI Indonesia di Teluk Arguni pada tahun 2016 mencatat rata-rata simpanan karbon sebesar 717 Mg C per hektar, atau setara dengan 2.631 Mg CO2 per hektar. Jumlah karbon yang disimpan di dalam kawasan ini setara dengan penggunaan 1.120.671 liter bensin, 34,8 truk tangki bensin, dan 1.281.849 kg pembakaran batu bara."

Sekarang sudah sampai mana prosesnya dan apa langkah selanjutnya?

Pemerintah Daerah Papua Barat bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat sedang menjadwalkan proses konsultasi rancangan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang sudah dibuat di tingkat pusat. "Ditargetkan perdasus ini dapat ditetapkan secepatnya dan bisa mulai berjalan sebagai landasan hukum di tahun 2017," ujar Nataniel D. Mandacan, Sekretaris Daerah Papua Barat.

​​​Image (half page with rollover caption)

Remove this module

Section Info​

EditTitle:
EditDescription:Masyarakat di Kampung Samate, Raja Ampat, Papua Barat.
EditPhoto Url:/global/indonesia/cerita/PublishingImages/People%20in%20Samate%20%C2%A9%20Shawn%20Heinrichs.jpg
EditPhoto Description:
EditPhoto Credit:© Shawn Heinrichs
Edit Layout:medium--pull-leftLeft
EditPhoto RenditionID Small:1[Optional]
EditPhoto RenditionID Full:2​​​​[Optional]
To wrap text around image, place text below module.

Tantangan apa yang akan dihadapi?

Beberapa tantangan yang akan dihadapi dalam mewujudkan Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi diantaranya :

  • Bagaimana kebijakan provinsi konservasi dapat memastikan jaminan pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat atas sumberdaya alam dan kekayaan tradisionalnya.

  • Bagaimana para pengambil kebijakan dapat konsisten menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan  

  • ​​Bagaimana implementasi provinsi konservasi dapat menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat adat.   


Nita Yohana adalah West Papua - Communication and Outreach Coordinator program SLP di CI Indonesia (23​ Desember 2016).

​​​