SEBUAH HADIAH PERJALANAN MEMBERI KEHIDUPAN
 
Ketika seorang top sales melampaui target penjualan yang ditetapkan perusahaan, biasanya dia diganjar hadiah pelesir ke tempat-tempat wisata ternama di dunia. Tapi Viridian – produsen peralatan energi dan listrik ramah lingkungan asal Amerika – punya cara unik untuk menghargai para penjual-penjual produknya. Di akhir Juli  2013 lalu, perusahaan ini memberikan hadiah bagi kontraktor independen dan top sales perusahaannya berupa perjalanan yang memberikan warisan berharga bagi kehidupan masyarakat Lido, Sukabumi, Jawa Barat.  

Melalui aktivitas restorasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan rangkaian kegiatan instalasi panel solar, perbaikan instalasi air, dan edukasi cinta lingkungan ke sekolah di kawasan Lido, 35 orang tim Viridian bersama tim Conservation International (CI) dan Dinas Kehutanan setempat kembali membangun spirit pelestarian lingkungan di kawasan Taman Nasional.

Seusai seremoni pembukaan kegiatan kerjasama Viridian dan CI pada 29 Juli di Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB), tim Viridian yang dibagi ke dalam empat kelompok (penanaman pohon, instalasi panel solar, perbaikan instalasi air, dan edukasi cinta lingkungan) sudah bersiap di masing-masing lokasi kegiatan sejak pukul 08.30 pagi (30/07). Empat kelompok ini akan melakukan aktivitas selama dua hari (30-31 Juli) di empat lokasi tersebut secara paralel. Pada hari kedua, pertukaran kelompok dan lokasi aktivitas akan dilakukan sehingga setiap kelompok merasakan langsung aktivitas di tiap lokasi.

Dengan kostum kaos dry fit warna kuning dengan gambar peta Indonesia di bagian punggung, seluruh tim Viridian tampak antusias melaksanakan aktivitas mereka masing-masing. Satu tulisan yang cukup menarik perhatian adalah sebuah tagline “7 Continents in 7 Years” di kanan bawah punggung, yang merupakan inisiatif global sustainability Viridian yang ada sejak tahun 2011, tepat di samping logo Conservation International dan Goal Zero (mitra Viridian dalam program ini).

Senior Vice President Viridian Meredith Berkich menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara ketiga yang dikunjungi oleh Viridian di tahun ketiga setelah Brazil dan Ghana. “Tim Viridian tidak hanya menanam pohon, tapi bekerjasama dengan CI Indonesia akan memastikan pohon 1000 itu dirawat dan tumbuh dengan baik.”

Meredith yang didampingi oleh Manager Sustainability Viridian aHannHannah Wells menambahkan bahwa Indonesia menjadi negara yang mereka pilih karena tingkat deforestasi yang tinggi dan memberikan dampak bagi masyarakat dunia, sehingga upaya membangun rasa cinta terhadap lingkungan perlu dilakukan sejak dini di komunitas lokal.

Antusiasme terhadap program ini tidak hanya terlihat dari tim Viridian, namun juga semua mitra CI yang terlibat seperti Yayasan Owa Jawa, Dinas Kehutanan, dan komunitas lokal. Sejumlah perwakilan Yayasan Owa Jawa secara aktif memfasilitasi proses edukasi cinta lingkungan yang dilakukan di SD Babakan Kencana Lido. Kegiatan edukasi yang interaktif dari perwakilan tim Viridian tersebut diikuti oleh sekitar 50 anak SD Babakan Kencana dengan penuh semangat. Mulai dari bernyayi bersama, menggambar manfaat energi matahari bagi kehidupan, menonton “Turtle World” tentang bagaimana nasib spesies bila hutan rusak, perkenalan Owa Jawa, perkenalan energi solar, dan informasi mengapa harus menjaga alam; menjadi topik-topik utama yang dibahas. Sebagai sebuah upaya membangun rasa cinta terhadap lingkungan, kegiatan ini akan berjalan selama 6 bulan ke depan diimplementasikan oleh CI dan Yayasan Owa Jawa.

Sementara itu, di dua titik lokasi lainnya, tim Viridian masih sibuk melakukan penanaman pohon dan perbaikan instalasi air di dalam lokasi Taman Nasional. Pada titik penanaman pohon yang diikuti oleh sekitar 20 orang, tim ini sudah menanam 501 pohon dalam 3 jam sejak pukul 08.30. Penanaman akan dilanjutkan oleh kelompok lainnya pada 31 Juli sehingga mencapai jumlah 1.000 pohon. Sementara pada titik instalasi air, beberapa orang tim Viridian termasuk CEO Viridian Energy Michael Fallquist terus melanjutkan perbaikan instalasi air yang memberikan kehidupan bagi 100 KK di wilayah itu dengan mengganti 100 pipa air yang sudah lama dengan pipa air baru yang disediakan Viridian. Aktivitas di kelompok ini merupakan aktivitas yang memakan waktu paling panjang dibanding dengan aktivitas kelompok lainnya. Sejumlah perwakilan komunitas lokal dan Yayasan Owa Jawa juga terjun langsung membantu kegiatan dan mengangkut pipa lama dan pipa baru ke lokasi di dalam hutan Taman Nasional yang jaraknya sekitar 30 menit (xx km) dari PPKAB.

Ekspresi bahagia setelah semua rangkaian kegiatan selesai nampak sangat jelas pada waut wajah semua tim Viridian. Meskipun aktivitas pemasangan panel solar harus tertunda di hari kedua karena  prosedur birokrasi dalam negeri, tim Viridian merasa senang bisa meninggalkan hasil kerja yang bermakna bagi pelestarian lingkungan alam Indonesia, dan khususnya bagi kehidupan masyarakat Lido, Sukabumi.​ ​