Intro Photo Large

Remove this module

Section Info

EditPhoto Title:Samudera
EditPhoto Description:Semua penduduk Bumi membutuhkan laut yang sehat. Jika kita tidak merawatnya dengan baik, berarti kita tidak merawat diri sendiri dengan baik. Laut adalah sumber kehidupan di Bumi.
EditImage Url:/global/indonesia/PublishingImages/ci_16084886_Large.jpg
EditImage Description:A view of the ocean its richness of corals from Viti Levu, Fiji.
EditPhoto Credit:© William Crosse
EditPhoto RenditionID Small:5[Optional]
EditPhoto RenditionID Webkit:6[Optional]
EditPhoto RenditionID Medium:7[Optional]
EditPhoto RenditionID Portrait:8[Optional]
EditPhoto RenditionID Large:9[Optional]

Samudera menyehatkan badan dan jiwa kita.


​Samudera mempengaruhi cuaca, mendorong perekonomian, dan menghubungkan daratan yang jauh terpisah.

Samudera begitu luas, dalam, dahsyat, dan misterius.​


Namun, saat ini samudera kita tidak sehat.


Images Thumbnail List

Remove this module

Module Configuration

EditSection HeadingMengapa laut begitu penting?
EditAnchor tag for sticky nav:[Optional]

Sections

Photo and Text List

Row

Edit Title:Pekerjaan dan Kesejahteraan
Edit Text: Perikanan. Perkapalan. Pariwisata. Laut adalah mesin raksasa penggerak perekonomian yang membawa pekerjaan dan kesejahteraan bagi kita semua, termasuk belasan juta penduduk yang bergantung langsung pada laut untuk bertahan hidup dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/PublishingImages/ci_83752003_Medium.jpg
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down

Row

Edit Title:Udara yang Kita Hirup
Edit Text: Laut adalah sistem penopang kehidupan di Bumi. Laut menghasilkan 50% dari total oksigen di planet ini, yang berarti bahwa satu dari dua kali tarikan napas kita berasal dari laut. Laut juga merupakan bagian penting dari “siklus air” penghasil hujan yang kita butuhkan untuk bertahan hidup. Kesimpulannya sederhana, tapi tak terbantahkan: tanpa laut, kita tidak akan bertahan.
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/PublishingImages/artikel%20air-jasa%20hidrologis%20hutan2.jpg
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down

Row

Edit Title:Makanan untuk Makan
Edit Text: Lebih dari 1 juta orang di dunia bergantung pada hasil laut sebagai sumber protein utama mereka. Dengan perkiraan berlipat gandanya permintaan makanan global pada 2050, jumlah tersebut akan terus meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kita harus menjaga agar laut kita penuh dengan ikan.
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/PublishingImages/(c)%20Foto%20%20Eko%20Wahono.jpg
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:© Eko Wahono
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down

Row

Edit Title:Stabilitas Iklim
Edit Text: Karbon dioksida dan gas penyusun atmosfer lainnya menahan panas dari matahari dan menjadikan Bumi tempat yang layak ditinggali. Namun, laut juga memiliki peranan penting terhadap iklim kita. Laut menyimpan sebagian besar karbon di Bumi, termasuk karbon tambahan hasil pembakaran bahan bakar fosil dan pembukaan lahan. Tanpa laut, Bumi akan jadi seperti sauna.
Edit Link for Header and Photo:[Optional]
Edit Photo URL: /global/indonesia/PublishingImages/CI_13233348.JPG
Edit Photo Alt Text:
EditPhoto Credit:
Edit Photo RenditionID Small:6[Optional]
Edit Photo RenditionID Medium:7[Optional]
Move UpMove Down
Add row

Circles 4 Across

Remove this module

Section Info

EditSection Title:Apa yang menjadi masalah?
EditSection Description:
EditSection ID (Anchor Tag): [Optional]

Circles Rows

Row

Move UpMove Down

Circle

EditCircle color:fact--blue    
EditCircle icon:icon-fish
EditResult value:30%
EditResult field:sumber perikanan dieksploitasi
EditText:Penangkapan ikan secara berlebihan dan praktik penangkapan ikan yang merusak

Menangkap ikan lebih banyak daripada yang dapat disediakan laut adalah perbuatan yang tidak semmestinya. Tetapi hal itulah yang sekarang kita lakukan, seringkali dengan cara destruktif seperti merusak dasar laut dengan jaring atau memotong sirip hiu. Akibatnya, sekitar 30% sumber perikanan di dunia telah dieksploitasi secara berlebihan atau menyusut.

Circle

EditCircle color:fact--brown    
EditCircle icon:icon-loon
EditResult value:
EditResult field:kawasan pantai di dunia rusak
EditText:Perusakan habitat pantai

Hutan pesisir pantai, rawa pasang surut, dan ekosistem pantai lainnya adalah spons karbon bagi Bumi. Walaupun hanya meliputi 2% dari seluruh kawasan laut, mereka menyimpan 50% dari karbonnya. Tetapi saat ini kita terus menghancurkan ekosistem ini dengan gencar dan menyebabkan rusaknya hampir sepertiga kawasan pantai di dunia.

Row

Delete RowMove UpMove Down

Circle

EditCircle color:fact--color-F79320    
EditCircle icon:icon-coral
EditResult value:75%
EditResult field:terumbu karang di dunia terancam
EditText:Perubahan Iklim

Dengan menyerap panas dan CO2 dari atmosfer, laut membantu menstabilkan iklim. Namun, saat ini laut menyerap terlalu banyak panas dan CO2 sehingga membuatnya semakin panas dan bersifat asam. Hampir 75% dari terumbu karang di dunia—tempat pemijahan spesies ikan penting dan penahan badai—terancam menyusut atau punah.

Circle

EditCircle color:fact--dark-green    
EditCircle icon:icon-trash
EditResult value:
EditResult field:Jumlah sampah di laut seluas dua kali kota Texas
EditText:Polusi

Semua sungai mengalir ke laut, tetapi seringkali air sungai yang mengalir ke laut tercemar polusi yang merusak laut.

Add row

Solusi CI​​

Kami terus mempelajari dan mengukur laut menggunakan metode dan perangkat terkini seperti Indeks Kesehatan Laut. Selain membantu menciptakan dan memperkuat daerah serta jaringan perlindungan laut, CI juga mengembangkan model pengelolaan laut baru, di antaranya bekerja sama dengan lebih dari 20 negara untuk mengelola daerah laut yang luasnya setara dengan bulan. Kami juga bekerja untuk menghentikan praktik penangkapan ikan yang destruktif, seperti penggunaan pukat, pemotongan sirip hiu, dan penangkapan ikan secara berlebihan, sehingga ikan-ikan dapat terus hidup di lautan kita untuk generasi selanjutnya.