​​​​Sejarah C.I Indonesia

Conservation International (CI) telah bekerja di Indonesia sejak tahun 1991, bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan pemerintah daerah serta para mitra lainnya dengan fokus pada program konservasi sumber daya alam darat dan laut. Kami memulai program CI  di Indonesia dengan perlindungan speseis kunci, pendampingan teknis, dan dukungan pendanaan bagi organisasi-organisasi di Indonesia guna mendukung kegiatan konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

Selama lebih dari dua dekade ini, CI Indonesia telah berhasil mencatat sejumlah capaian strategis yang mendukung kesuksesan upaya konservasi alam Pemerintah Indonesia dalam menjaga sumber daya alam. CI Indonesia telah memberi dukungan bagi pembentukan beberapa kawasan lindung/ konservasi, baik pada bentang alam darat maupun laut di Indonesia. CI Indonesia bekerja dengan sejumlah mitra di berbagai tingkat, dan berperan sebagai trusted advisor dalam mendukung terwujudnya masyarakat madani yang sejahtera dan pembangunan berkelanjutan.

Di tingkat kabupaten dan propinsi, CI bekerjasama dengan pemerintah lokal dan sejumlah mitra untuk mendukung konservasi dan pembangunan berkelanjutan. Di tingkat nasional,  kami mendukung Kementerian Kehutanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk sejumlah inisiatif strategis pembangunan berkelanjutan dan kebijakan nasional.

CI Indonesia memfokuskan programnya di dua prioritas geografi: Sumatera Utara dan Papua Barat, namun juga mengimplementasikan sejumlah program di beberapa lokasi geografis penting seperti Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Halimun Salak (Gedepahala) di Propinsi Jawa Barat, Propinsi Bali, dan Propinsi Kepulauan Riau. Dua prioritas geografi utama dipilih berdasarkan nilai keanekaragaman hayati yang tinggi; dimana Sumatera Utara mewakili hutan hujan tropis Indonesia, sedangkan Papua Barat mewakili lokasi prioritas bagi konservasi kelautan di Indonesia karena lokasinya yang berada di pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Kami telah bekerja bersama dengan sejumlah mitra dari berbagai tingkat melalui program konservasi darat dan konservasi kelautan. Masing-masing program konservasi darat dan kelautan CI Indonesia memiliki satu program andalan, yakni program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) sebagai sebuah model pembangunan berkelanjutan, serta Bird's Head Seascapes atau Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) sebagai model pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) terpadu untuk sebuah pembangunan dengan pendekatan 'ekonomi biru'. ​